Pages

Senin, 23 Agustus 2010

Menulis Novel

Melanjutkan artikel Memberi Judul Cerpen. Hari ini adalah saat Anda mulai menulis novel. Percayalah, jika Anda berhasil menulis cerpen, Anda juga akan berhasil menulis novel. Ibatat orang bisa naik sepeda motor, akan lebih gampang belajar naik mobil. Motor hanya beroda dua, sehingga kalau berhenti kaki pengendara harus berjaga. Mobil beroda empat atau lebih, kalau berhenti, pengendara bisa duduk saja di dalam mobil. Tetapi tubuh (body) lebih besar, pengemudi harus bisa memperhitungkan ruang yang akan dilalui dan memperhitungkan kendaraan lainnya.


Memberi Judul Cerpen

Melanjutkan artikel Memasukan Dialog kedalam Cerpen. Hari ini Anda telah menyelesaikan sebuah cerita pendek. Ciri cerita pendek itu memang bentuknya pendek. Tetapi dalam kependekannya, cerita itu selesai, utuh. Jangan lupa, supaya cerpen Anda selesai tuntas, berilah judul. Judul untuk cerpen sama seperti sebuah nama uantuk seseorang. Juga jangan lupa, mencantumkan nama Anda sebagai penulisnya. Tulislah nama Anda sepenuhnya, karena itu adalah identitas Anda juga. Anda boleh menggunakan nama asli, atau nama samaran, jika perlu.


Memasukan Dialog kedalam Cerpen 5

Melanjutkan artikel Memasukan Dialog kedalam Cerpen 4. Hari ini Anda telah menyelesaikan sebagian besar deri karya Anda yang berbentuk cerita pendek itu. Sekarang Anda perlu mempertimbangkan bagian (adegan) mana lagi yang memerlukan dialog. Tentu Anda tidak akan melupakan adegan, ketika Pak Dirga akan berangkat ke luar negeri, menuju Hong Kong dan seterusnya. Tidak mingkin sebagai suami ia pergi tanpa pamit kepada istrinya. Dan apa jawab istrinya saat itu?


Minggu, 22 Agustus 2010

Memasukan Dialog kedalam Cerpen 4

Melanjutkan artikel Memasukan Dialog kedalam Cerpen 3. Hari ini Anda meneruskan Pemberian dialog dalam karya Anda itu, untuk makin menigkatkan gairah baca semua pembaca. Dialog itu juga akan semakin menjelaskan kepada pmebaca segala sesuatu yang belum transparan. Dialog juga perlu Anda masukan dalam berbagi tempat dalam cerpen Anda.


Memasukan Dialog kedalam Cerpen 3

Melanjutkan artikel Memasukan Dialog kedalam Cerpen 2. Hari ini Anda melanjutkan penggarapan dialog untuk cerpen Anda. Kali ini yang Anda garap adalah dialog Pak Dirga dengan Liuw Johnny, waktu mereka berbincang di lobi hotel yang berlokasi dalam kota Hong Kong. Dialog ini akan memperjelas apa hubungan kedua lelaki itu dan bagaimana posisi mereka masing-masing.
Misalnya begini:


Memasukan Dialog kedalam Cerpen 2

Melanjutkan artikel Memasukan Dialog kedalam Cerpen 1. Hari ini Anda mulai menuliskan dialog. Para pelaku dalam cerpen Anda jadi hidup, karena sudah bisa berbicara. Anda ingat tentunya ada empat orang pelaku dalam cerpen Anda itu. Pelaku pertama Pak Dirga. Pelaku kedua Ny. Vony. Pelaku ketiga Busro. Pelaku keempat Jonny, yang dijumpai pak Dirga di sebuah hotel di Hong Kong.


Memasukan Dialog kedalam Cerpen 1

Melanjutkan artikel Mengembangkan Cerita Menjadi Alur 6. Hari ini pekerjaan Anda mengubah cerita menjadi alur sudah berhasil. Anda telah menghasilkan sebuah cerita pendek. Sudahkah Anda pantas puas? Belum, tentu saja. Mengapa? Cerita pendek Anda belum memuaskan untuk Anda sendiri, apalagi untuk orang lain. Dimana letak kekurangannya? Cerita pendek itu masih kurang dramatik, karena memang belum lengkap benar.


Mengembangkan Cerita Menjadi Alur 6

Melanjutkan artikel Mengembangkan Cerita Menjadi Alur 5. Hari ini Pak Dirga juga ingin pulang diam-diam. Ia tidak menelepon Busro untuk menjemputnya pulang dari kantor. Ia pulang naik taksi. Sepanjang jalan, di atas taksi ia selalu meraba-raba isi kantung celananya sebelah kanan. Ternyata apa yang ia cari masih ada, kunci pintu kamar. Ia sengaja membawa kunci duplikat kamar tidurnya, supaya mudah membukanya dari luar kamar.


Mengembangkan Cerita Menjadi Alur 5

Melanjutkan artikel Mengembangkan Cerita Menjadi Alur 4. Hari ini mulai terkuak tanda-tanda perselingkuhan antara Ny. Vony dengan sopirnya akan segera terbuka. ketika Pak Dirga pulang dari luar negeri, ia melihat mobil ada di halaman rumahnya. Ia sengaja pulang diam-diam, tidak menelepon untuk minta dijemput.